Label

Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poetry. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2011

Tak Ada Apa-apa

Aku hanyalah secarik kertas kosong
Yang tak tertulis kata mutiara
Atau tergambar lukisan indah,
Tak ada apa-apa

Aku berdiri hanya dgn kakiku
Melangkah dengan baju kesederhanaanku
Meski kadang tertusuk kerikil tajam
Tanpa alas kaki terpasang,
Tak ada apa-apa

Aku hanyalah seonggok kayu
Laksana tak bernyawa
Bernafas namun serasa tak berjiwa
Hanya ada tatapan kosong belaka,
Tak ada apa-apa

Tapi ku punya TUHAN
Yang selalu membuat jiwa ini tenang
Dan mengarungi hidup dgn senyuman
Seperti......
TAK ADA APA-APA

Jumat, 13 Mei 2011

Jadilah Bapak Bangsa !!!

Pak tua....
Meski kau masih gagah perkasa
Dengan raut muka yg menebar kharisma
Kau memang belum renta
Walau kerutan menjalar di mana-mana
Pun berjalan tegak ibarat nakhoda

Namun, segala kegelisahan telah melanda
Dan keteguhanmu menggemparkan dunia
Entah karena bumi negerimu yang kaya,
Ambisi yang menganga,
Atau menggulingkan kekuasaanmu yg telah lama

Yang pasti, rakyatmu sangat menderita
Dan negerimu kini dilanda gundah-gulana
Rintihan mereka sangat menyesakkan dada
Teriakan mereka memekakkan telinga

Mungkin, benar orang berkata
Ini hanyalah fitnah belaka
Yang dirancang negara adidaya, Amerika
Demi eksploitasi terhadap aset Jamahiriya

Namun, satu yang kami pinta
Istirahatlah dengan suka rela
Biarkan keinginan rakyat yang tercipta
Bukankah masih banyak penerusmu yg masih muda
Lalu, cukuplah kau menjadi Bapak Bangsa

Ibank - Ngayogyakarto, 26/04/2011 12:07

Impian Hari Esok

Sayup-sayup bisikan kalbu
Menyeruak di antara gelapnya malam
Pun tiada rembulan memberi senyuman
Mengartikan sebuah gulita
Hanya dua butir kelopak
Tengadah menatap kebisuan

Malam seakan tak lagi bersahabat
Berlinangkan cucuran hujan lebat
Mengguyur basahi pipi bumi
Lelap tak lagi lelap
Walau terkadang sang bayu
Tak lelah merayu

Jika saja pagi itu dekat
Dengan embunnya yg memikat
Dan keramahan mentari hangatkan semesta
Ingin saja kulompati sang waktu
Agar tiada lagi penat membelenggu

Namun kusadar, malam masih panjang
Berisikan utopia kehidupan
Dan impian-impian yg membentang
Itu semua tak akan terang
Tanpa azam yang menjulang

Biarkan detik-detik berlalu
Iringi gelombang hampiri indahnya pantai
Mimpi-mimpi yang tersaji,
Cahaya rembulan yang temaram,
Dan kicau burung hantu
Di antara nyanyian jangkrik yang menggelitik,
Warnai malam yang mencekam
Tuk menjemput pagi yang menakjubkan

Ibank - Kos KUCING GARONG, Yogyakarta 02/05/2011 02:04